Friday, November 19, 2010

Hikmah Allah Memberikan Rizki dengan Ukuran





Sering sekali kita jumpai mereka yang sudah banyak dikaruniai rezki oleh Allah SWT, tetapi masih selalu mengeluh kurang. Mereka sudah mempunyai rumah bagus, punya kendaraan (mobil), emas perhiasan dan barang-barang lain yang penting dalam hidupnya, tetapi dalam jiwanya masih merasa serba kurang. Dalam hatinya bersemayam keinginan atau hasrat kalau dia bisa melakukan upaya-upaya yang dapat menambah kekayaan. Tetapi meskipun mereka telah berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, tidak berhasil mendapatkan (kekayaan) yang diimpikannya.

Sudah menjadi sifat pengusaha untuk mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya yang mereka mampu. Bagi pengusaha sejati, di dalam berpikir yang pertama adalah mengenai uang dan bagaimana menggerakkan bisnisnya supaya lebih maju atau berkembang. Tetapi Allah SWT Yang Maha Perkasa benar-benar memperingatkan bahwa Allah SWT memberikan rezki kepada mereka dengan ukuran di mana tiap-tiap orang berbeda-beda ukurannya. Bagi hamba-hamba-Nya yang dicintai-Nya ukuran itu berfungsi untuk menjaga sang hamba agar tidak melampaui batas yang bisa menjerumuskannya melakukan dosa-dosa. Meski demikian ukuran tersebut berbeda-beda bagi tiap-tiap hamba, contohnya bagi Si A 100, Si B 150, Si C 200, Si D 125, hal itu sesuai kemampuan masing-masing baik kemampuan untuk menyandang amanah harta dari Allah ataupun kemampuan untuk mengontrol diri terhadap melakukan maksiat berhubungan dengan bertambah hartanya. Dan jika Allah SWT mencintainya maka mereka berada di ambang batas pemeliharaan Allah dengan rezki yang ada, yang diberikan Allah kepadanya.

Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.(QS. Asy-Syuura/42: 27).

Bahwa di samping hamba-hamba Allah yang dicintainya, terdapat manusia-manusia yang Allah berlepas diri dari padanya, meskipun mereka diberikan kekayaan yang cukup banyak, bahkan kadang berlimpah. Tapi karena Allah SWT berlepas diri dari mereka, bermakna mereka adalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah, orang-orang yang tidak mendapat hidayah, orang-orang yang tersesat dari jalan lurus. Allah memberikan kekayaan harta benda yang banyak tetapi Allah SWT tidak berkenan memberikan petunjuk (hidayah) supaya beriman. Bahkan kekayaannya mengakibatkan mereka lupa. Karena Allah SWT berlepas diri dari padanya, tak ada batas lagi atau ukuran seberapa mereka mampu memegang tanggung jawab terhadap hartanya, tak bisa lagi dibedakan apakah hartanya yang didapat halal atau haram karena bercampur keduanya di mana hal itu mudah terjadi karena hilangnya petunjuk (hidayah) Allah dalam kehidupannya. Sebagai contoh, ada pengusaha yang mempunyai bisnis baik tetapi di samping itu juga melakukan bisnis haram seperti perjudian, pelacuran, minuman keras. Hal itu sekedar contoh saja, yang penting esensinya yang hendak dikemukakan adalah hilangnya hidayah dari Allah sehingga mereka terus melakukan bisnis haram, atau mencampur yang halal dan haram dalam hidupnya.





Title: Hikmah Allah Memberikan Rizki dengan Ukuran; Written by AMH; Rating Blog: 5 From 5

No comments:

Post a Comment